Saya hanya duduk dan mengamati. Di depan saya berdiri seorang anak SD kelas 6, sedang menjajakan dagangan di lapak milik ibunya. Di depan anak itu ada dua pelanggan yang ingin membeli barang dagangannya. Anak itu dengan santai menjawab pertanyaan tentang harga yang ditanyakan oleh pelanggan kepadanya. Pada saat itu dengan tidak sadar dia dikelilingi oleh kehidupan pasar. Dikelilingi oleh cara hidup pasar.
Jika saya pernah membaca sebuah postingan di sebuah blog dimana dia mengatakan bahwa tempat mendapatkan pelajaran sebenarnya bukan diruang kelas tapi lebih tepatnya di jalanan. Saya hanya ingin menambahkan bukan hanya jalanan saja yang bisa menjadi ruang kelas, semua tempat dimanapun itu yang memberikan kita pengetahuan baru bisa disebut sebagai ruang kelas, salah satunya pasar.
Anak ini belum sadar akan ruang kelasnya, karena dia sangat menikmati tugasnya yang menjaga lapak Ibunya pada hari libur sekolah. Dengan candanya, dia senang menggoda pengangkut barang bahkan penjual makanan untuk mengurangi kebosanannya. Mungkin dia sudah mengerti akan jalan hidupnya, menerimanya. Saya bisa melihat ruang kelas anak ini tapi sepertinya anak ini belum bisa melihatnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar